<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Tulisanku</title>
	<atom:link href="http://tulisanku.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://tulisanku.wordpress.com</link>
	<description>Aku hanya ingin bercerita</description>
	<lastBuildDate>Mon, 04 Dec 2006 10:04:38 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='tulisanku.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Tulisanku</title>
		<link>http://tulisanku.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://tulisanku.wordpress.com/osd.xml" title="Tulisanku" />
	<atom:link rel='hub' href='http://tulisanku.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Kita Harus Ganti Nama!</title>
		<link>http://tulisanku.wordpress.com/2006/11/30/kita-harus-ganti-nama/</link>
		<comments>http://tulisanku.wordpress.com/2006/11/30/kita-harus-ganti-nama/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Nov 2006 15:02:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanku.wordpress.com/2006/11/30/kita-harus-ganti-nama/</guid>
		<description><![CDATA[Namaku Sutrisno. Hanya satu nama. Panggilanku Trisno, Tris, dan No. Akhirnya aku memiliki nama belakang sebagai nama keluarga dan jadilah Sutrisno Legowo. Nama belakang diambil dari ayahku yang aku catatkan ketika kuliah ke Los Banos Filipina. Namaku Sutrisno. Nggak keren, &#8230; <a href="http://tulisanku.wordpress.com/2006/11/30/kita-harus-ganti-nama/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=17&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Namaku Sutrisno. Hanya satu nama. Panggilanku Trisno, Tris, dan No. Akhirnya aku memiliki nama belakang sebagai nama keluarga dan jadilah Sutrisno Legowo. Nama belakang diambil dari ayahku yang aku catatkan ketika kuliah ke Los Banos Filipina.<span id="more-17"></span></p>
<p>Namaku Sutrisno. Nggak keren, kata teman-teman. Generik, pasaran, ada bertumpuk-tumpuk nama itu dalam buku telepon. Aku juga heran, hari gini masih ada nama Sutrisno untuk lelaki berusia di bawah 30, hidup di kota besar bernama Jakarta, di sebuah lingkungan bukan kompleks, dengan banyak pohon, bukan rute angkutan umum, tapi bajaj melewatinya. Lebih penting lagi rumahku bagus, garasi cukup untuk empat mobil, ada kolam renang.</p>
<p>Namaku Sutrisno. Aku bungsu dari empat bersaudara. Si sulung bernama Wahyuni (panggilan: Yuni, Yun). Nomor dua bernama Martono (Tono, Ton, Tonil). Nomor tiga adalah Wardoyo (Doyok). Semua hanya satu nama. Tidak sekampungan Paimin, Legiman, Slamet dan Ponirah, tapi nama kami memang kurang keren.</p>
<p>Aku sekarang di World Bank. Gajiku bagus. Penampilanku oke. Tapi namaku tetap Sutrisno.</p>
<p>Aku kurang pede dengan namaku. Begitu pula kakak-kakaku. Tadi malam sambil menikmati masakan Lebanon kami sepakat akan ganti nama. Apapun kerepotan dan risikonya, termasuk jika harus berantem dengan suami/istri masing-masing (aku lajang) dan terlebih lagi dengan Ibu (ayah sudah wafat).</p>
<p>Nama ibuku Tini. Aslinya Sutini. Dia doktor biologi. Ayahku dulu direktur perkebunan BUMN merangkap dosen ekonomi.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tulisanku.wordpress.com/17/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tulisanku.wordpress.com/17/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanku.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanku.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanku.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanku.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tulisanku.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tulisanku.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tulisanku.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tulisanku.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanku.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanku.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanku.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanku.wordpress.com/17/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanku.wordpress.com/17/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanku.wordpress.com/17/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=17&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanku.wordpress.com/2006/11/30/kita-harus-ganti-nama/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5440dca2fc0612630833da5ea42202e8?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">penulis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Nguping</title>
		<link>http://tulisanku.wordpress.com/2006/11/29/nguping/</link>
		<comments>http://tulisanku.wordpress.com/2006/11/29/nguping/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Nov 2006 05:26:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanku.wordpress.com/2006/11/29/nguping/</guid>
		<description><![CDATA[Ingin aku lepas dari jejalan lamunan dan fantasi itu. Tapi gagal. Kucoba melepaskan diri tetapi semua ingatan itu sudah menjelma sebagai gurita amis yang belalainya menangkapku. Aku ingin bebas, lalu membunuh teknisi homo itu.Kalau mau iseng atau selingan ada caranya, &#8230; <a href="http://tulisanku.wordpress.com/2006/11/29/nguping/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=16&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ingin aku lepas dari jejalan lamunan dan fantasi itu. Tapi gagal. Kucoba melepaskan diri tetapi semua ingatan itu sudah menjelma sebagai gurita amis yang belalainya menangkapku. Aku ingin bebas, lalu membunuh teknisi homo itu.<span id="more-16"></span>Kalau mau iseng atau selingan ada caranya, dia bilang. Nggak akan ketahuan, janjinya. Aku suka saja. Capek dan jenuh aku jadi operator sekalian respsionis sudut di lantai 32 ini. Lantai sepi hanya ada satu tenant, kantorku sendiri. Tiada pelintas. Yang datang hanya kurir.</p>
<p>Itulah yang satu setengah tahun kujalani. Dengan rutinitas memuakkan, setiap pagi menyapa orang kantor dengan selamat pagi, tapi hanya beberapa yang mau menyapa balik dengan menyebut namaku, &#8220;Pagi juga Mia.&#8221; Hanya satu orang yang mau menyapaku duluan, &#8220;Pagi, Mia.&#8221; Dialah direktur utama yang tidak setiap hari ngantor.</p>
<p>Si homo yang pandukan cara, berikan sederet kode panjang, gabungan angka, bintang, dan pagar. Total ada 25 kali pencetan. Tinggal pilih extension yang aktif seperti ditunjukkan di display aku bisa nguping pembicaraan telepon.</p>
<p>Kalau mau iseng atau selingan, katanya. Itu yang kudapatkan dari terminal PABX baru. Kebetulan Vendornya kirim teknisi homo teman sepupuku itu.</p>
<p>&#8220;I&#8217;m wet, Bang,&#8221; itu kata kunci Nina bagian keuangan setiap kali teleponan sama tunangan yang tugas di Bontang. Dari kupingan aku tahu pada setiap hari phonesex berarti Nina sudah ganti celana dalam, minimal sekali.</p>
<p>Berbulan kunikmati nguping. Aku tahu jadwal haid Nina. Tiga hari sebelum dapat dia sangat horny. Aku tahu dia kadang ke toilet untuk masturbasi. Semua karena kupingan.</p>
<p>Berbulan kudapatkan kupingan. Aku tahu Pak Andy selalu ditelepon Citibank, HSBC, Standard Chartered dan Bank Mandiri karena tagihan kartu kreditnya tak pernah lunas. Aku tahu Vonny punya selingkuhan, brondong di gedung seberang. Aku tahu Bambang sering menelepon ibunya dengan biaya kantor. Aku tahu Rini dipusingkan oleh beberapa ipar pemorot yang nganggur. Aku tahu masakan kesayangan Mas Hedi adalah lodeh karena itu yang dipesankan ke istrinya yang berjilbab.</p>
<p>Berbulan aku ketagihan karena makin lama makin mengasyikkan, makin lama makin menyenangkan, dan makin lama aku tahu bahwa mereka yang bergaji besar pun menghemat pulsa untuk SMS maupun menelepon, makin lama semua telepon masuk sudah langsung ke extension masing-masing sehingga tugasku berkurang.</p>
<p>Mulanya semuanya adalah hal baru, tapi lama-lama topiknya bisa ditebak. Tapi aku tak kunjung bosan. Ada saja yang menarik.</p>
<p>Ohhh yeahhh, ada juga yang baru. Vicky jarang menerima telepon. Manajer IT itu pendiam, selalu terkurung dalam ruang server yang dinginnya minta ampun. Akhirnya aku tahu, dalam usia 32 dia sudah jadi single parent. Ayah tunggal yang secara nyata karena istrinya minggat.</p>
<p>Ini bulan keenam aku nguping. Aku mulai selektif. Tapi seminggu belakangan aku gelisah. Semua kupingan hadir dalam mimpi, kadang berdesakan, bukan hanya berupa suara tetapi juga film di otak. Pertengkaran suami istri, anal sex, debt collector, anak autis, ibu mertua cerewet, petugas asuransi, semuanya setia meracuni mimpiku. Apa yang sebelumnya hanya suara akhirnya menghadir sebagai tayangan dalam mimpi.</p>
<p>Istri Alex akan mengancam potong penis suaminya. Dia hadir di mimpiku dengan mulut berdarah menggigit potongan penis segar. Veronica bersetubuh dengan kuda. Harjoko membenturkan kepala istrinya ke tembok. Hasymi memperkosa pembantu. Pak Andy ditampar istri di Plaza Senayan, disoraki orang-orang. Nina masturbasi di ruang rapat, telentang di meja dengan vibrator durian, ditonton oleh office boy yang memangku kucing.</p>
<p>Yang nyata dan palsu bercampur dalam mimpiku, malam demi malam, akhirnya apa yang kudengar menjadi tanaman menjalar dalam alam tidur. Berkembang melebihi batas imajinasiku, tanpa bisa kukendalikan.</p>
<p>Kucari teknisi homo itu. Dia sudah keluar sekarang mukim di Bali. Senin kemarin kuputuskan untuk menghentikan kupingan. Kertas contekan sandi aku musnahkan di shredder.</p>
<p>Tapi dua malam ini mimpi menyesakkan masih mengisi tidurku. Tentang orang-orang kantor yang gila. Nina jadi lesbi, memperkosa Vivian dengan tabung pemadam api. Pak Sigit menyembelih anjing kesayangannya lalu memakan dagingnya mentah-mentah. Harsono jadi homo, bermain sama Lukito anak magang. Headsetku untuk nguping berubah jadi ular tapi kadang berubah jadi penis hitam penyemprot sperma bernanah.</p>
<p>Siang ini tart ultah Mimi datang. Terlihat olehku sandal jepit kotor berlumpur dan tissue bekas pakai dari toilet dalam kardus tart, bercampur pembalut wanita bekas pakai. Aku ingin membunuh homo itu!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tulisanku.wordpress.com/16/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tulisanku.wordpress.com/16/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanku.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanku.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanku.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanku.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tulisanku.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tulisanku.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tulisanku.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tulisanku.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanku.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanku.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanku.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanku.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanku.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanku.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=16&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanku.wordpress.com/2006/11/29/nguping/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5440dca2fc0612630833da5ea42202e8?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">penulis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Setiap Pagi di Stasiun Kalibata</title>
		<link>http://tulisanku.wordpress.com/2006/10/08/setiap-pagi-di-stasiun-kalibata/</link>
		<comments>http://tulisanku.wordpress.com/2006/10/08/setiap-pagi-di-stasiun-kalibata/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Oct 2006 05:53:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanku.wordpress.com/2006/10/08/setiap-pagi-di-stasiun-kalibata/</guid>
		<description><![CDATA[Aku naik dia juga naik. Aku pakai kemaja putih dia pakai blus putih. Aku pakai baju biru dia pakai baju biru. Kami saling tatap lalu mengangguk dan tersenyum. Begitu setiap pagi di Stasiun Kalibata. Dalam jejal sesak KRL kami tetap &#8230; <a href="http://tulisanku.wordpress.com/2006/10/08/setiap-pagi-di-stasiun-kalibata/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=15&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku naik dia juga naik. Aku pakai kemaja putih dia pakai blus putih. Aku pakai baju biru dia pakai baju biru. Kami saling tatap lalu mengangguk dan tersenyum.</p>
<p><span id="more-15"></span><br />
Begitu setiap pagi di Stasiun Kalibata. Dalam jejal sesak KRL kami tetap dekat, tapi tak saling tatap, tak saling bicara. Masing-masing dari kami melamun.</p>
<p>Aku turun di Stasiun Beos. Dia juga. Selalu begitu. Selama sepuluh tahun. Aku ingat awal melihatnya dulu: bersih, tanpa jerawat, berkulit terang, langsing. Sekarang pun masih begitu, hanya saja tampak lebih tua. Usianya sekarang sekitar 30, sebaya denganku.</p>
<p>Aku bekerja di Pasar Pagi. Dia juga. Toko kami bersebelahan. Majikannya pernah menjadi istri majikanku. Kedua majikan kami tak pernah berbicara.</p>
<p>Sore aku menunggui majikan menutup rolling door toko. Dia juga. Lalu kami ke stasiun, berjalan kaki dengan gegas, tanpa bicara. Lalu kami naik gerbong yang sama. Turun di tujuan yang sama: Kalibata. Kami berpisah cukup dengan saling tatap, lalu mengangguk dan tersenyum.</p>
<p>Esok pagi kami tak bertemu karena itu hari Minggu. Toko kami selalu tutup. Tapi Senin kami akan bertemu. Aku tak tahu siapa namanya, di mana rumahnya, apakah sudah bersuami atau belum. Aku tak tertarik.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tulisanku.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tulisanku.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanku.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanku.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanku.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanku.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tulisanku.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tulisanku.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tulisanku.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tulisanku.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanku.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanku.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanku.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanku.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanku.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanku.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=15&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanku.wordpress.com/2006/10/08/setiap-pagi-di-stasiun-kalibata/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5440dca2fc0612630833da5ea42202e8?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">penulis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Membunuh Tetangga</title>
		<link>http://tulisanku.wordpress.com/2006/10/06/membunuh-tetangga/</link>
		<comments>http://tulisanku.wordpress.com/2006/10/06/membunuh-tetangga/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Oct 2006 12:25:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanku.wordpress.com/2006/10/06/membunuh-tetangga/</guid>
		<description><![CDATA[Dia menyebalkan. Setiap pagi memutar dangdut. Kencang sekali. Pintu rumah di ujung petak dia buka, suara langsung menyeberang ke jendelaku. &#8220;Bang SMS siapa&#8230; &#8221; ah kurang ajar, itu terus yang diulang. Aku memang penghuni baru. Tiga bulan sudah aku di &#8230; <a href="http://tulisanku.wordpress.com/2006/10/06/membunuh-tetangga/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=14&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dia menyebalkan. Setiap pagi memutar dangdut. Kencang sekali. Pintu rumah di ujung petak dia buka, suara langsung menyeberang ke jendelaku. &#8220;<em>Bang SMS siapa&#8230;</em> &#8221; ah kurang ajar, itu terus yang diulang.</p>
<p><span id="more-14"></span><br />
Aku memang penghuni baru. Tiga bulan sudah aku di Gang Kober yang busuk itu. Warganya senang menyetel kaset keras-keras seolah pagi hari adalah pasar malam.</p>
<p>Aku tak tahan. Pagi saat orang bangun adalah saat aku nyenyak tidur, menjemput mimpi, bertemu pangeran tampan kaya baik hati yang akan membelikanku rumah 12 kamar dengan kolam renang seperti di Simprug Golf. Hidup sebagai pelacur adalah malam tidak tidur. Setiap pagi aku ngantuk.</p>
<p>Sudah kuputuskan. Aku harus mengentikan gangguan. Dengan membunuhnya. Kuambil pisau di dapur Nyak Suti induk semangku.</p>
<p>Mantap niatku, tegap langkahku. Aku datangi ujung rumah petak berisi enam pintu itu. Lagu &#8220;<em>Bang SMS&#8230;</em>&#8221; masih berteriak mendayu.</p>
<p>Aku menyeruak masuk. Perempuan 40-an yang selalu berdaster batik lusuh itu tergolek di sofa murahan berwarna hijau lumut yang berbau ompol. Kusergap dia. Kuhunjamkan pisau ke perutnya dan lehernya.</p>
<p>Aku tak mendengar jeritan. Tak melihat darah membasahi sofa bulukan dan karpet plastik murahan.</p>
<p>Lima kepala perempuan tetangga nongol di pintu. Mereka saling pandang lalu angkat bahu.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tulisanku.wordpress.com/14/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tulisanku.wordpress.com/14/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanku.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanku.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanku.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanku.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tulisanku.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tulisanku.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tulisanku.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tulisanku.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanku.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanku.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanku.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanku.wordpress.com/14/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanku.wordpress.com/14/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanku.wordpress.com/14/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=14&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanku.wordpress.com/2006/10/06/membunuh-tetangga/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5440dca2fc0612630833da5ea42202e8?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">penulis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kopdar</title>
		<link>http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/30/kopdar/</link>
		<comments>http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/30/kopdar/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Sep 2006 12:21:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/30/kopdar/</guid>
		<description><![CDATA[Ini pertama bagiku. Kopi darat. Aku ingin segera bertemu dengannya karena dalam sebulan merasa sudah akrab. Aku setiap hari mengunjungi blognya. Dia juga mengunjungi blogku. Padahal aku dan dia sama-sama tidak rajin update karena tidak setiap hari ada ide. Setiap &#8230; <a href="http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/30/kopdar/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=13&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini pertama bagiku. Kopi darat. Aku ingin segera bertemu dengannya karena dalam sebulan merasa sudah akrab. Aku setiap hari mengunjungi blognya. Dia juga mengunjungi blogku. Padahal aku dan dia sama-sama tidak rajin update karena tidak setiap hari ada ide. Setiap hari aku chatting di Y!M dengannya.</p>
<p><span id="more-13"></span></p>
<p>Kadang kami bertukar kabar via email. Oh ya selain cerita lucu kami juga bertukar hyperlinks situs porno berisi gambar-gambar superhardcore dan video panas medidih. Gambar dan video cantik yang menimbun nafsu dalam dirinya dan ingin melepaskan beban berahi dengan pria tegap berpenis besar panjang. Wanita-wanita cantik yang haus sperma hangat&#8230;</p>
<p>Hari ini kami akan kopdar. Pukul lima seperempat aku berkaca di toilet kantor. Aku malu kalau tampak terlalu rapi, seolah terlalu mempersiapkan penampilan sehingga akan tampak kurang percaya diri.</p>
<p>Ah cukuplah aku tampil biasa saja. Kemeja kuning muda, celana denim yang washed out. Setiap Jumat kantorku membolehkan jeans. Tak perlu wewangian karena Hugo Boss tadi pagi pastinya masih melekat. Sedikit melekat.</p>
<p>SMS darinya datang, &#8220;Jadi gak? Gw sgr ke Cilantro. 15 mnt lg smp.&#8221; Aku tersenyum. Lalu merapikan rambut. Sempat aku membatin sexy nggak sih dia? Kami belum pernah bertukar foto. Tapi arghhh fantasi dari gambar dan video di situs porno alangkah menggairahkannya.</p>
<p>Dalam taksi aku melamun. Situs-situs itu membuatku isi celanaku menggeliat. Wanita putih cantik dengan tubuh berkilat peluh, bulu kemaluan terpangkas rapi, payudara kenyal yang bergoyang saat menyetubuhi pria, ekspresi liar ganas saat mengejar orgasme, jerit antara sakit dan nikmat kala nikmati sensasi juluran penis dalam anus, semburan sperma panas yang mengguyur wajah berlipstik, tetesan sperma di ujung lidah.</p>
<p>Aku menyukai wanita-wanita Vivid seperti itu. Mereka muda, kencang, bergairah. Tiga lubang dalam persetubuhan bukan pantang. Ass-to-mouth adalah sensasi semua video masa kini. Aktris yang tak mau anal sex dan menolak minum muncratan sperma akan tersingkir, secantik apapun mereka.</p>
<p>Aku tiba di Menara BNI. Naik lift. Sampai depan Cilantro aku menelepon dia: &#8220;Loe di mana?&#8221;</p>
<p>Ah ya di ujung sana. Dia menengok lalu berdiri. Tingginya setara aku sekitar 170 cm, tapi tak tamnpakkan usia lebih tua lima tahun dari aku. Kami bersalaman, saling memegang bahu.</p>
<p>Dia gagah, tampan, tegap, sexy. Berkumis dan berjenggot. Johan namanya. Tiga puluh lima usianya. Manajer sebuah bank di Jalan Sudirman.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tulisanku.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tulisanku.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanku.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanku.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanku.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanku.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tulisanku.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tulisanku.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tulisanku.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tulisanku.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanku.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanku.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanku.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanku.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanku.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanku.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=13&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/30/kopdar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5440dca2fc0612630833da5ea42202e8?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">penulis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memanjat Genting</title>
		<link>http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/27/memanjat-genting/</link>
		<comments>http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/27/memanjat-genting/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Sep 2006 17:39:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/27/memanjat-genting/</guid>
		<description><![CDATA[Aku ingin ke sana. Ke puncak atap. Melihat sekeliling. Untuk berteriak. Sudah 20 tahun kuangankan. Tak pernah kesampaian. Orang-orang sialan itu menahanku, menghalangiku. Berbahaya, katanya. Berlumut dan licin, katanya. Kalau jatuh bagaimana, katanya. Akhirnya saat itu tiba. Kuambil tangga bambu &#8230; <a href="http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/27/memanjat-genting/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=12&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><span>Aku ingin ke sana. Ke puncak atap. Melihat sekeliling. Untuk berteriak. Sudah 20 tahun kuangankan. Tak pernah kesampaian. Orang-orang sialan itu menahanku, menghalangiku. Berbahaya, katanya. Berlumut dan licin, katanya. Kalau jatuh bagaimana, katanya.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span id="more-12"></span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Akhirnya saat itu tiba. Kuambil tangga bambu milik tetangga. Kusandarkan pada pohon mangga di halaman kiri rumah. Aku memanjat. Setahap. Naik lagi. Setahap. Terus dan terus. Mencapai talang.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kuraba genting. Kasar. Ada yang berlumut. Kucium, ada bau tanah. Kunaikkan kaki. Agak licin. Lalu kulepas sandal. Hup! Aku naik ke genting. Merambat. Kaki gemetar. Terus merambat. Sluttt slyutttt sempat terpeleset. Tak apa. Itu pelajaran berharga. Aku tak menyerah.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Selama merambat naik aku tak melihat sekeliling. Aku konsentrasikan diri pada pendakian. Aha! Puncak telah tergapai. Aku tiba di wuwungan, lalu ke tengah, ah tak terlalu tengah agar tak menyentuh tiang T milik PLN, karena aku takut kesetrum. Padahal ada layang-layang tersangkut di sana.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Angin semilir. Ya, di atas banyak angin. Kulihat sekeliling. Jemuran tetangga depan, di halaman samping, terlihat jelas. Anjing tetangga kiri rumah tiduran di bawah jendela. Motor tua rusak tetangga kanan masin tersandar penuh debu dan karat di bawah pohon belimbing.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Ya, inilah puncak. Puncak rumah. Dua puluh tahun kuangankan untuk menaikinya tapi selalu dihalangi. Dua puluh tahun tahun sejak aku berusia lima.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Kutengok arloji. Pukul empat sore lebih lima puluh menit. Tak terasa sudah sepuluh menit aku di puncak atap rumahku sendiri.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> Ada kepuasan, ada kemenangan, ada kelegaan. Sudah saatnya turun. Tapi aku merasa perlu melakukan sebuah perayaan kecil. Maka tanktop putih itu aku lepas lalu kulemparkan ke arah layang-layang tersangkut di tiang T milik PLN di wuwungan. Passing yang tepat. Tak percuma aku dulu suka basket.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Aku tak lagi berbaju. Padahal aku no-bra, seperti biasa kalau di rumah. Kedua putingku mengeras oleh embusan angin. Ingin aku telanjang, melepaskan short-ku, tapi susah sekali kulakukan diwuwungan karena aku takut jatuh.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>“Hoiii susumu bagus! Aku suka!” suara dari loteng rumah seberang terdengar. Anak kos, mahasiswa tahun pertama itu cengar-cengir melihatku. Kuangkat lengan agar payudara 34c milikku menegak. Dia acungkan jempol. Lalu melanjutkan baca koran. Busyet!</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>Terdengar suara batuk. Pak tua tetangga kanan melihatku dari jendelanya. “Jadi gini ya Mam hasil sekolah S2 filsafat?” tanyanya dengan suara keras kepada istri yang memangku kucing di beranda samping.</span></p>
<p class="MsoNormal"><span> Saat itu aku ingin masturbasi.</span></p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tulisanku.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tulisanku.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tulisanku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tulisanku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tulisanku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tulisanku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanku.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanku.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanku.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=12&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/27/memanjat-genting/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5440dca2fc0612630833da5ea42202e8?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">penulis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Cerai Karena Rokok</title>
		<link>http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/17/cerai-karena-rokok/</link>
		<comments>http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/17/cerai-karena-rokok/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Sep 2006 00:54:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/17/cerai-karena-rokok/</guid>
		<description><![CDATA[Bau rokok. Tepatnya rokok putih. Bikin rumah semakin tak nyaman. Sudah tiga tahun. Budi tak nyaman dengan semua itu. Dulu ada janji sebelum menikah, Tati akan berhenti merokok. Nyatanya tidak. Pernah mengurangi tapi kemudian menjadi lagi. Memang, Tati pembersih. Tak &#8230; <a href="http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/17/cerai-karena-rokok/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=11&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bau rokok. Tepatnya rokok putih. Bikin rumah semakin tak nyaman. Sudah tiga tahun. Budi tak nyaman dengan semua itu. Dulu ada janji sebelum menikah, Tati akan berhenti merokok. Nyatanya tidak. Pernah mengurangi tapi kemudian menjadi lagi.</p>
<p>Memang, Tati pembersih. Tak pernah ada asbak dengan puntung menggunung dan kaca meja bertaburan abu. Tapi bau itu. Bau asap rokok putih itu.</p>
<p>&#8220;Tiga tahun aku dihina, dicuekin, nggak diturutin. Konsensus udah dilanggar. Gara-gara merokok dia susah hamil,&#8221; Budi menyumpah dalam hati. <span id="more-11"></span></p>
<p>Sudah lima hari mereka saling berdiam diri. Cekcok terakhir sungguh memanas. Pangkal penyebab ya rokok Tati itu.</p>
<p>&#8220;Cerai, kayaknya lebih bagus,&#8221; Budi membatin. Pakai pengacara itu lebih mudah, katanya dalam hati.</p>
<p>Kamis pukjul sepuluh malam itu Tati belum sampai di rumah. Ada product launching oleh kantornya di Hotel Nikko Jakarta.</p>
<p>Sendirian di rumah, pembantu yang hanya bekerja pagi sampai malam sudah pulang, berarti leluasa untuk berbicara dengan Tono, teman kuliah yang sekarang jadi pengacara. Tono sobat sejati.</p>
<p>Dia menelepon Tono ke kantornya setelah terlebih dahulu mengirim SMS mau bicara panjang dan penting.</p>
<p>&#8220;Oke Bud, akunya sih akan mungut biaya dari kamu. Kalau kamu sudah berbulat tekad aku juga nggak akan mengupayakan rekonsiliasi. Tapi maaf Bud&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;Maaf apaan Ton?&#8221;</p>
<p>&#8220;Maaf Bud, kamu selama ini kan nganggur? Posisimu lemah. Istrimu aktif di luar, pulang rumah sudah malem. Lima hari dalam seminggu kalian cuma ketemu sebentar. Artinya meleknya dia juga sebentar. Ngerokoknya nggak sebanyak kalau di luar rumah kan?&#8221;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tulisanku.wordpress.com/11/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tulisanku.wordpress.com/11/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanku.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanku.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanku.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanku.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tulisanku.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tulisanku.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tulisanku.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tulisanku.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanku.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanku.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanku.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanku.wordpress.com/11/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanku.wordpress.com/11/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanku.wordpress.com/11/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=11&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/17/cerai-karena-rokok/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5440dca2fc0612630833da5ea42202e8?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">penulis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>“Tetekku cakep nggak, Mas?”</title>
		<link>http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/13/%e2%80%9ctetekku-cakep-nggak-mas%e2%80%9d/</link>
		<comments>http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/13/%e2%80%9ctetekku-cakep-nggak-mas%e2%80%9d/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 13 Sep 2006 12:49:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/13/%e2%80%9ctetekku-cakep-nggak-mas%e2%80%9d/</guid>
		<description><![CDATA[“Tetekku cakep nggak, Mas?” Kancing blouse itu kau buka. Lalu blouse itu, yang kau sampirkan di sandaran kursi. Semua dalam gerak wajar tanpoa niat menggoda. Tak bergegas seolah diintip. Tak berlama-lama seperti striptease. Tinggal bra. Lalu kau balik badan. Tanganmu &#8230; <a href="http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/13/%e2%80%9ctetekku-cakep-nggak-mas%e2%80%9d/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=9&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>“Tetekku cakep nggak, Mas?”</p>
<p>Kancing blouse itu kau buka. Lalu blouse itu, yang kau sampirkan di sandaran kursi. Semua dalam gerak wajar tanpoa niat menggoda. Tak bergegas seolah diintip. Tak berlama-lama seperti striptease.</p>
<p>Tinggal bra. Lalu kau balik badan. Tanganmu membuka kancing belakang. Tak kunjung bisa. “Tolong dong, Mas,” pintamu.<span id="more-9"></span></p>
<p>Aku mendekat. Membukanya. Lancar. Karena sudah terlatih. Bra terlepas, kedua sisi di punggung itu merenggang, masing-masing mengarah ke lengan. Bra hitam, kontras dengan punggung putih oriental.</p>
<p>Tiba-tiba kau membalikkan badan. Aku kaget tapi tak sampai terlonjak. Seingatku aku tersenyum. Ah tidak, mungkin nyengir. Belum sempat berkata-kata kau sudah menanya, “Tetekku cakep nggak, Mas?”</p>
<p>Aku tenang. Tak gugup. Sejenak menatap keindahan itu. Aku lupa ini sepasang payudara keberapa yang pernah kulihat.</p>
<p>“Bagus, Lan,” kataku. “Firm,” lanjutku.</p>
<p>“Really?” katamu seolah tak percaya, tapi binar matamu pancarkan bangga.</p>
<p>Aku mengangguk. Tetap duduk di atas meja komputer itu. “I like your nipples, Lan. Reddish. Small,” kataku.</p>
<p>“What about my size, Mas?”</p>
<p>“Nice. I think it’s 34 in A cup.”</p>
<p>Sempat kau rabai sendiri kedua putingmu. Lantas kau putar pelan bukit yang kiri, yang ada tahi lalatnya itu. Lalu kau tertawa. Aku juga. Lalu kau ambil daster. Tak terjadi apa-apa. Lalu aku pulang. Kecupkan ciuman selamat malam di pipi.</p>
<p>Setahun lebih sebulan itu berlalu. Kita terus berteman. Tak pernah terjadi apa-apa di antara kita sebagai lelaki dan perempuan. Tapi gosip bilang kita ada affair.</p>
<p>Barusan aku terima SMS-mu mengulang empat-lima kali pertanyaan lisan selama setahun: “knapa sih dulu mas gak terangsang wkt i showed my breast?”</p>
<p>Jawabanku tetap sama: aku juga nggak tahu kenapa, bahkan dalam mimpi pun tak terbawa. Padahal kamu cantik. Sexy pula. Putih, 165 cm, langsing, mata segaris nan memesona.</p>
<p>Padahal kamu cantik. “pdhl aku cntk sexy kan mas?” ulangmu, kali ini via SMS.</p>
<p>Inilah jawabanku yang pasti kau harapkan tapi sekian lama aku tahan: “pdhl aku tertarik sm km.”</p>
<p>Lalu kau segera meneleponku. Kita sama-sama tertawa. “Sebentar lagi giliranku, Mas,” katamu. Aku tahu, kau sedang mengantre di ginekolog Biran Affandi.</p>
<p>Duhai pengantin baru, songsonglah hari-harimu sebagai calon ibu. Sebulan setelah married kau berisi dan langsung kabari aku. “Mas orang kedua yang tahu setelah Nancy,” katamu. Nancy itu kakakmu.</p>
<p>Adakah lelaki yang tak ku kenal itu telah kau kabari juga? “Mas nggak usah nanya soal yang nggak penting,” katamu.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tulisanku.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tulisanku.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanku.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanku.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanku.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanku.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tulisanku.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tulisanku.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tulisanku.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tulisanku.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanku.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanku.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanku.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanku.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanku.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanku.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=9&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/13/%e2%80%9ctetekku-cakep-nggak-mas%e2%80%9d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5440dca2fc0612630833da5ea42202e8?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">penulis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/11/hello-world/</link>
		<comments>http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/11/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Sep 2006 11:45:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>penulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=1&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/tulisanku.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/tulisanku.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/tulisanku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/tulisanku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/tulisanku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/tulisanku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/tulisanku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/tulisanku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/tulisanku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/tulisanku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/tulisanku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/tulisanku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/tulisanku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/tulisanku.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/tulisanku.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/tulisanku.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=tulisanku.wordpress.com&amp;blog=408631&amp;post=1&amp;subd=tulisanku&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://tulisanku.wordpress.com/2006/09/11/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5440dca2fc0612630833da5ea42202e8?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">penulis</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
